Awas! Jangan Salah Dengan Cara Membersihkan Telinga Anda

Biasanya orang merasa sudah tahu cara membersihkan telinga dan tidak terlalu memperhatikan bagaimana sebetulnya cara yang tepat saat membersihkan area yang penting ini. Jika menurut Anda membersihkan telinga harus menggunakan kapas atau “cotton bud”, maka pendapat tersebut salah. Mengapa? Karena penggunaan kapas ini malah justru bisa mendorong kotoran masuk ke dalam telinga. Bahkan dokter-dokter sebenarnya malah menyarankan tidak perlu menggunakan cotton bud untuk cara membersihkan telinga yang baik.

Apakah Perlu Kita Membersihkan Telinga?

Setelah kita tahu cara membersihkan telinga yang benar, lalu apakah perlu kita membersihkan telinga? Telinga kita memiliki kelenjar yang menghasilkan kotoran telinga atau sering juga disebut serumen. Nah, kotoran ini digunakan untuk melindungi telinga agar partikel-partikel asing, debu, ataupun bakteri tidak masuk ke dalam telinga.

Setiap orang memiliki jumlah serumen yang berbeda-beda, bahkan ada beberapa orang yang memproduksi kotoran telinga dalam jumlah amat banyak sehingga harus dibersihkan. Jika tidak, kotoran ini akan menyumbat dan mengeras di dalam telinga. Normalnya, kotoran telinga dapat keluar dengan sendirinya, tetapi ada kalanya kita perlu membersihkan telinga sendiri. Jadi, jawabannya sudah jelas kalau memang telinga kita harus dibersihkan saat kotoran telinga sulit keluar agar tidak tersumbat. Namun, cara membersihkan telinga dengan benarlah yang harus diperhatikan di sini, apalagi jika Anda mau membersihkan telinga pada bayi atau anak-anak.

Cara Membersihkan Telinga Dengan Benar

  1. Jangan suka menggunakan cotton bud apalagi jari untuk membersihkan telinga, karena kotoran bisa semakin terdorong ke dalam. Tetapi jika masih ingin menggunakan cotton bud atau kapas, gunakan saja untuk membersihkan area luar telinga atau daun telinga.
  2. Jangan membersihkan telinga terlalu dalam agar gendang telinga tidak tertusuk. Paling baik jika Anda menggunakan alat penyedot atau at-home irrigation kit untuk membersihkan. Sebelumnya masukkan baby oil atau minyak mineral yang aman ke dalam telinga selama kira-kira 15 sampai 30 menit. Cara membersihkan telinga ini rupanya direkomendasikan oleh American Academy of Otolaryngology bagian Head and Neck Surgery.
  3. Jangan membersihkan telinga menggunakan lilin seperti yang sering Anda temui di Spa-spa karena belum terbukti hasilnya dan apakah aman untuk telinga.
  4. Jangan suka membersihkan telinga terlalu sering karena dapat merangsang kelenjar yang memproduksi kotoran telinga mengeluarkan cairan berlebih.
  5. Jika ada kotoran membatu di bagian dalam, gunakan pembersih telinga berbentuk kail, dan jangan sekali-kali memakai alat terbuat dari logam untuk membersihkan telinga.
  6. Hati-hati dalam cara membersihkan telinga bayi, Anda bisa membawanya ke dokter THT. Jika ingin membersihkan sendiri, gunakan kapas yang lembut dan lembab untuk membersihkan daun telinga bayi.

Awasi anak Anda agar jangan sampai ada benda asing masuk ke telinga mereka. Lebih lanjut, jika telinga masih gatal apabila sudah dibersihkan sendiri segeralah pergi ke dokter sebagai cara membersihkan telinga yang terakhir.